Memuat halaman klub...
Memuat halaman klub...


Berawal dari diskusi dan rapat pembuatan klab untuk merealisasikan cita-cita SMKAA dan MKAA, yaitu meningkatkan pemahaman masyarakat umum khususnya generasi muda pada nilai-nilai perjuangan dan pengorbanan pada peran Asia-Afrika dalam...
undefined Klab Abada
Berawal dari diskusi dan rapat pembuatan klab untuk merealisasikan cita-cita SMKAA dan MKAA, yaitu meningkatkan pemahaman masyarakat umum khususnya generasi muda pada nilai-nilai perjuangan dan pengorbanan pada peran Asia-Afrika dalam konteks KAA 1955. Klab Abada hadir untuk mengembangkan bakat dan kemampuan seluruh masyarakat umum pada kajian bahasa, seni budaya serta hubungan internasional bagi negara-negara Asia Barat daya yang menjadi delegasi KAA. Klab ini dinaungi oleh Komunitas Sahabat Museum Konperensi Asia Afrika (SMKAA). Yang mana ciri khas dari klab Abada adalah bahasa Arab, karena bahasa Arab adalah bahasa yang digunakan oleh hampir sebagian negara-negara Asia Barat Daya yang mengikuti KAA. Dengan demikian klab ini dinamakan Abada dalam bahasa Arab yang berarti 'selamanya', dan juga dalam bahasa Indonesia yang menjadi akronim dari kata Asia Barat Daya. Pendiri dan pengajar pertama adalah Ahmad Makhrus, Fadhilah Hasanah, Imam Taufik Lubis dan Wisnu Azi Firdaus.
Menjadi wadah bagi masyarakat umum untuk mengenal bahasa dan budaya dari negara-negara di Asia Barat Daya.





